Dirgahayu, Bumi Gula-Kelapa

Semenjak era purba, manusia jawa telah sedemikianrupanya menghormati dua entitas bernama ibu dan bapak. Ibu yang menyumbangkan darah merah berupa sel telur yang berwarna kuning kecoklatan seperti gula kelapa, dan bapak yang menyumbangkan darah putih berupa sperma yang berwarna putih. Yang perpaduan keduanya menciptakan kehidupan.

Demikian juga dua entitas bernama langit dan bumi. Yang semenjak purba, langit dianggap sebagai bapak, dan bumi sebagai ibu, telah berperan besar memunculkan berbagai macam kehidupan.

Dua pemahaman tersebut kemudian disimbolkan dengan panji-panji gula kelapa. Merah dan putih. Di mana merah selalu didahulukan daripada putih. Ibu didahulukan daripada bapak.

Setelah masuk agama Syiwa, konsep ini ternyata sepadan dengan konsep Syiwa dan Shakti, Lingga dan Yoni. Di mana Yoni menjadi penyangga Lingga, dan Lingga disangga oleh Yoni. Dan perpaduan keduanya melahirkan kehidupan.

Betapa simbol merah putih ini dari semenjak jaman jawa buda, begitu dihormati dan ditinggikan. Panji-panji gula kelapa terus berkibar dari masa ke masa. Srivijaya, Wilwatikta, Mataram Islam, sampai Indonesia.

Manusia jawa sadar betul, bahwa peranan darah sangat penting dalam terciptanya sebuah kehidupan. Rah, adalah perwujudan dari Ruh. Dengan adanya darah, kemudian semua makhluk dapat memiliki kehidupan. Adanya kehidupan menyiratkan adanya kebangkitan. Adanya kebangkitan menyiratkan adanya kejayaan. Maka jangan heran jika adanya kejayaan, ada kucuran darah pada awalnya. Setidaknya, itulah yang tercatat di lembar-lembar sejarah. Maka bagaimana bisa saya tidak menghormati kesakralan simbol yang sudah mendarah daging semenjak jaman jawa buda?

“Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku
Di sana lah aku berdiri jadi pandu Ibuku.
Indonesia kebangsaanku. Bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu.
Hidup lah tanahku hidup lah negeriku.
Bangsaku rakyatku semuanya.
……

..”

Lagi-lagi saya tidak sanggup menyelesaikan lirik lagu tersebut.

Dirgahayu Indonesia.

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s