Dear, Hujan…

Dear hujan
kita bersahabat kan?
Boleh saya tidur sekarang?
Atau, kamu masih rindu
setelah hampir seminggu
aku mengurusmu?

Dear hujan,
kamu ingin apa?
Ingin aku menari bersamamu?
Berbincang bersama?
Sampai bosan ditetaskan waktu?
Atau ingin martabak keju?

Dear hujan,
saya lapar.
Ingin makan, minum kopi,
lalu merokok berbatang-batang
sebagai teman kita berbincang.
Sampai kamu bosan lalu pulang.

Lalu hujan bilang,
“Sudah diam saja.
Jangan banyak bicara.
Nikmati saja dulu.
Buatkan kopi untuk ku.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s