Puisi Cinta (Bukan) untuk Valentine




Aku pikir, aku telah tenggelam dalam lautan cintaMu.
Hingga tak berdaya aku beranjak dari pintuMu.
Terlena bagai buai lembut mimpi tidurku.
Pun dingin menusuk tulang menikam rindu.
Simpuh ku di pintuMu tak mengharap hangat perapianMu.
Selain peluk penuh cinta sebagai obat rindu.
Mengetuk lemah dan memanggil lirih AsmaMu.
Berharap kau bukakan pintu, kemudian memelukKu.
Supaya hangatMu segera cairkan beku.
Tak perduli Kau usir aku dari pintumu.
Sekalipun aku takkan berlalu.
Pun aku mati dalam beku.
Aku akan terus menunggu.
Aku merayuMu bukan supaya Kau penuhi segala inginku.
Aku merayuMu semata karena cinta dan rinduku padaMu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s