Bentuk

Sejatinya,
Saya adalah rahsa
Nafas dari Dzat
Menempati cangkang yang sementara
Agar dapat menjelma.

Saya
adalah tiada
dalam ketidakberadaan

Saya
adalah amarah
saat pertama kali kau lihat
tinggal di dalam mata mu

Saya
adalah tawa
saat kita mulai bersapa
tinggal di dalam perut mu

Saya
adalah cinta
saat kita saling bersentuh
tinggal di dalam dada mu

Saya
adalah tangis
saat kita akhirnya mengerti
tinggal di dalam kepala mu

Kini saya
kembali menjadi tiada
dalam ketidakberadaan
saat kau mulai terbangun

Saya
tiada
Namun
terasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s