Sinisme Cinta

Cinta…
Kepedihan ini adalah senyum manismu
Mengiris-iris luka sepiku
Dengan sembilu bungamu

Cinta…
Airmata ini adalah mata airmu
Alirkan berjuta rasa
Dengan darah rinduku

Cinta…
Penderitaan ini adalah bahagiamu
Namun tetap ku persembahkan
Di muka altar sucimu

Dapat kuendus jelas harum candumu
Yang mengelus-elus setiap inci dari otakku
Mengendalikan dan mengatur setiap inderaku
‘tuk perlahan-lahan hancurkan aku

Bahkan percikan mata air mu
Membasuh segenap romansa pada wajahku
Menghadirkan bayangmu dalam pupil mataku
Hingga butapun aku tak mampu

Cinta…
Dapatkah kau berhenti menarik keatas ujung bibirku
Disaat indah dera cambuk mu
Mendarat di kulit ari punggungku ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s