Rindu



Ada sebentuk untaian kata kutulis dengan sentuhan jiwa
Entah mengapa, serasa hati ini begitu ingin mengeluh
Mendesah indah dalam kehausan dan kehampaan sukma
Untaian kata makin lama makin membentuk bayangmu
Ada rona tersendiri dalam nuansa rindu
Tapi aku begitu jemu ‘tuk menyikapi
Pun bayangmu kian lama kian memukau ku
Merasuk semakin jauh dalam rongga kepala dan bertaut satu sama lain
Aku tetap saja angkuh tak bergeming
Walau ku tahu akhirnya aku menyerah dan kalah
Aku tetap memilih angkuh tak bergeming
Menantimu untuk mebunuhku
Dalam nuansa rindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s